Liputan6.com
Los Angeles :
Penyanyi sensasional Justin Bieber menyebut kematian seorang paparazzi
yang tewas karena kecelakaan saat mengejar mobil Ferrari putihnya
sebagai kecelakaan tragis.
Kepolisian setempat
mengatakan, fotografer lepas yang namanya belum diumumkan itu ditabrak
oleh pengendara lain saat menyeberangi jalanan ramai untuk memotret
mobil Ferrari yang dihentikan polisi karena ngebut di kawasan Sepulveda
Boulevard, Los Angeles, Amerika Serikat, Selasa (1/1/2013) silam.
Bieber (18)
ternyata tak berada di mobil sport itu, yang dilaporkan dikemudikan oleh
seorang teman. "Meski saya tidak berada di tempat kejadian maupun
terlibat secara langsung dalam kecelakaan tersebut, doa saya menyertai
korban dan keluarganya," kata pelantun Baby.
Bieber, yang
siang malam selalu dikuntit paparazzi, berharap insiden itu akan
menginspirasi adanya undang-undang atau langkah penting apa pun untuk
melindungi hidup dan keselamatan selebriti, petugas kepolisian, publik,
dan fotografer.
Seperti belum
lama ini dilansir laman TMZ, sang fotografer mengikuti mobil Ferrari
setelah melihatnya keluar dari sebuah hotel di Beverly Hills, Selasa
petang waktu setempat. Fotografer itu yakin Bieber berada di dalam mobil
tersebut.
Kepolisian Los
Angeles mengatakan sang fotografer terlihat mengambil gambar lalu lintas
dan petugas patroli menyuruhnya kembali ke mobil untuk alasan keamanan.
Nahas, ia justru ditabrak oleh pengendara lainnya ketika mencoba
menyeberangi jalan berlajur empat.(ANT/Reuters/ANS)
0 komentar:
Posting Komentar