http://news.detik.com/read/2013/01/03/130959/2132184/10/jalani-sidang-perdana-diego-michiels-saya-tidak-bersalah?9911012
Jakarta - Terdakwa kasus pemukulan Diego Michiels yang juga pemain sepakbola Timnas Indonesia, mengaku tidak bersalah dalam peristiwa penganiayaan di sebuah kafe daerah Senayan 8 November 2012 silam. Alasannya, kekasih Nikita Willy tidak melakukan pemukulan.
"Saya tidak bersalah dan tidak melakukan pemukulan," ujar Diego saat menunggu sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jl Gadjah Mada, Kamis (3/1/2013).
Diego meminta agar di persidangan majelis hakim memutar rekaman CCTV. Dia mengatakan dalam rekaman CCTV itu dirinya tidak melalukan pemukulan.
"Silahkan lihat CCTV, saya tidak melakukan pemukulan," tutur Diego dengan aksen bahasa Inggris.
Sebelum menjalani persidangan, Diego juga sempat dimarahi oleh seorang pengunjung. Pria berparas indonesia timur itu memarahi Diego dan kuasa hukumnya, karena hari ini Diego hanya sidang seorang diri.
"Mengapa hanya Diego yang sidang, yang tiga lainnya kemana?" Tegur pengunjung yang memarahi Diego.
Kasus ini bermula ketika, Diego bersama empat rekan lainnya yang juga berstatus tersangka, diduga melakukan penganiayaan terhadap Mef Paripurna di sebuah bar di kawasan Senayan, Jakarta pada 8 November 2012 dini hari lalu. Kemudian kelimanya ditangkap keesokan harinya di sebuah hotel di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Saya tidak bersalah dan tidak melakukan pemukulan," ujar Diego saat menunggu sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jl Gadjah Mada, Kamis (3/1/2013).
Diego meminta agar di persidangan majelis hakim memutar rekaman CCTV. Dia mengatakan dalam rekaman CCTV itu dirinya tidak melalukan pemukulan.
"Silahkan lihat CCTV, saya tidak melakukan pemukulan," tutur Diego dengan aksen bahasa Inggris.
Sebelum menjalani persidangan, Diego juga sempat dimarahi oleh seorang pengunjung. Pria berparas indonesia timur itu memarahi Diego dan kuasa hukumnya, karena hari ini Diego hanya sidang seorang diri.
"Mengapa hanya Diego yang sidang, yang tiga lainnya kemana?" Tegur pengunjung yang memarahi Diego.
Kasus ini bermula ketika, Diego bersama empat rekan lainnya yang juga berstatus tersangka, diduga melakukan penganiayaan terhadap Mef Paripurna di sebuah bar di kawasan Senayan, Jakarta pada 8 November 2012 dini hari lalu. Kemudian kelimanya ditangkap keesokan harinya di sebuah hotel di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
0 komentar:
Posting Komentar